Minggu, 25 Oktober 2026
Newsletter
Arsy Media Utama
Advertisement
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Lainnya
    • Opini
    • Parlementaria
    • Olahraga
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Lainnya
    • Opini
    • Parlementaria
    • Olahraga
No Result
View All Result
Arsy Media Utama
No Result
View All Result
Home Daerah

Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

Redaksi by Redaksi
24 Oktober 2026
in Daerah, Nasional
A A
Kapolda Aceh Ungkap Kronologi Pengungkapan Pabrik Sabu di Pidie, Tegaskan Tak Ada Kompromi terhadap Narkoba

 

Sigli — Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menegaskan tidak ada kompromi dalam hal pemberantasan narkotika. Ia memastikan penindakan tegas akan dilakukan terhadap siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba, tanpa pandang bulu.

Dalam keterangannya, Ruddi memaparkan bahwa, sebagaimana telah disampaikan Kapolri Suyudi Ario Seto, kronologi pengungkapan laboratorium narkotika jaringan internasional di Kabupaten Pidie merupakan hasil pengembangan penyelidikan yang dilakukan selama beberapa bulan, menyusul terungkapnya kasus penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Batam.

Kasus tersebut bermula dari pengungkapan kapal Ocean Porter yang membawa 2,6 ton sabu cair. Jaringan ini diketahui melibatkan sejumlah pihak dari Myanmar, Thailand, dan Malaysia.

“Dari hasil pemeriksaan terhadap anak buah kapal yang diamankan, diperoleh informasi bahwa masih terdapat jaringan lain yang beroperasi di Indonesia. Pengungkapan ini merupakan hasil operasi gabungan antara BNN, Polri, Bea Cukai, dan NNCC Tiongkok, sebagaimana telah disampaikan Kapolri,” ujar Ruddi di lokasi pengungkapan laboratorium narkotika di Desa Beureueh, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Jumat, 23 Oktober 2026.

Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan mengembangkan penyelidikan hingga menemukan dugaan pengiriman narkotika ke Aceh. Sabu cair yang awalnya berwarna kuning itu diketahui berasal dari Thailand dan direncanakan dibawa ke Aceh menggunakan kapal Ocean Kardon.

“Tim memperoleh informasi mengenai sabu cair yang awalnya berwarna kuning dan diketahui berasal dari Thailand. Barang tersebut rencananya dibawa ke Aceh menggunakan kapal Ocean Kardon,” jelasnya.

Pada Mei 2026, tim memperoleh informasi mengenai kedatangan dua warga negara Tiongkok di Banda Aceh. Keduanya dijemput oleh jaringan setempat dan selama sekitar 10 hari melakukan survei untuk mencari lokasi yang akan dijadikan laboratorium rahasia atau clandestine laboratory.

Berita Terkait

Wakapolda Aceh Buka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026

Wakapolda Aceh Buka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026

25 Oktober 2026
Wakapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Subuh Keliling di Masjid Oman

Wakapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Subuh Keliling di Masjid Oman

24 Oktober 2026
Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya

Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya

23 Oktober 2026
Wakapolda Aceh Buka Latpraops Patuh Seulawah 2026

Wakapolda Aceh Buka Latpraops Patuh Seulawah 2026

22 Oktober 2026

Pada Juli 2026, tim kembali memperoleh informasi bahwa sabu cair tersebut akan dikirim melalui skema ship-to-ship atau pemindahan muatan antarkapal di laut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pengiriman itu berlangsung selama kurang lebih 10 minggu.

Perkembangan berikutnya terjadi pada 15 Oktober 2026, ketika dua warga negara Indonesia berangkat ke Malaysia untuk menjemput kedua warga negara Tiongkok tersebut. Dua hari kemudian, keduanya tiba di Aceh dan dijemput oleh jaringan setempat.

Setibanya di Banda Aceh, keduanya mencari ruko yang akan digunakan sebagai lokasi laboratorium narkotika, termasuk sebuah ruko di wilayah Jeunieb, Kabupaten Bireuen.

Pada 19 Oktober 2026, keberadaan laboratorium mulai terdeteksi. Sehari kemudian, tim gabungan berhasil mengungkap laboratorium narkotika tersebut di Kabupaten Pidie. Dalam rangkaian operasi yang menyasar lima lokasi, petugas mengamankan 11 tersangka, terdiri atas sembilan warga negara Indonesia asal Aceh dan dua warga negara Tiongkok berinisial LJ dan XM

“Dalam pengungkapan clandestine laboratory jaringan internasional ini, petugas mengamankan 11 tersangka, terdiri atas sembilan WNI dan dua WNA Tiongkok, serta barang bukti 1,2 ton sabu cair yang siap diolah dan didistribusikan,” ujarnya.

Berkaca dari penemuan tersebut, Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan mengajak masyarakat, khususnya para kepala desa atau geuchik, agar tidak takut melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Kalau ada rumah kosong atau gudang kosong yang agak janggal, maka kepala desa atau keuchik informasikan. Kita pastikan akan cek, sehingga wilayah Aceh ini aman dan bisa zero narkoba,” pungkasnya.

Redaksi

Redaksi

Jurnalis dan anggota tim redaksi Arsy Media Utama. Aktif meliput serta menyusun laporan mendalam seputar dinamika sosial, ekonomi, dan isu-isu pembangunan. Berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mengedukasi masyarakat melalui karya tulis yang bertanggung jawab.

Related Posts

Wakapolda Aceh Buka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026

Wakapolda Aceh Buka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026

by Redaksi
25 Oktober 2026
0

BANDA ACEH — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman secara resmi membuka Turnamen Bulutangkis Dansatbrimob Cup 2026 dalam rangka menyambut...

Wakapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Subuh Keliling di Masjid Oman

Wakapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas saat Subuh Keliling di Masjid Oman

by Redaksi
24 Oktober 2026
0

  Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Oman Al-Makmur, Banda...

Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya

Respons Cepat Polri, Tindaklanjuti Laporan Anak yang Mencari Pertolongan untuk Ibunya

by Redaksi
23 Oktober 2026
0

JAKARTA – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Pontianak Barat, Polresta Pontianak, Polda Kalimantan Barat, dalam menindaklanjuti laporan seorang anak yang...

Wakapolda Aceh Buka Latpraops Patuh Seulawah 2026

Wakapolda Aceh Buka Latpraops Patuh Seulawah 2026

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

  Banda Aceh — Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Latif Usman membuka Latihan Praoperasi (Latpraops) Operasi Patuh Seulawah 2026 di Aula...

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

Bareskrim Polri Naikkan Kasus Dugaan Penipuan Investasi Tambang ke Tahap Penyidikan

by Redaksi
22 Oktober 2026
0

  Jakarta – Bareskrim Polri meningkatkan penanganan kasus dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan terkait investasi tambang yang dilaporkan oleh...

Load More

Berita Populer

  • Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas di Gereja Hati Kudus

    Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Kamtibmas di Gereja Hati Kudus

    55 shares
    Share 22 Tweet 14
  • Pemerintah Aceh Fasilitasi Peralihan RSUD Cut Meutia dari Aceh Utara ke Lhokseumawe

    15 shares
    Share 6 Tweet 4
  • Plt. Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Baiturrahman

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
  • Mualem Lantik Taufik sebagai Pejabat Sekda Aceh di Medan

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
  • Kapolda Aceh Tinjau Rumah Dinas Rusak Diterjang Angin Kencang

    6 shares
    Share 2 Tweet 2
Arsy Media Utama

© arsymediautama.com

Navigate Site

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Peristiwa
  • Lainnya
    • Opini
    • Parlementaria
    • Olahraga

© arsymediautama.com