saya tidak menyangka akan mendapatkan ini. Ini adalah Anugerah Sang Pencipta, tinggal kita lah yang harus tahu dan mampu menterjemahkan dalam bentuk rasa syukur dan bersabar ketika ditimba musibah. Apa yang saya lakukan adalah berusaha sesuai dengan arahan pimpinan untuk mempercepat pemulihan Aceh pasca bencana khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa, Azanuddin Kurnia sering memberikan masukan untuk proses penangan sawah rusak berat melalui empat skema atau strategi. pertama lumpur di sawah dimanfaatkan sebagai bahan galian C untuk berbagai proyek pemerintah ataupun lainnya. Kedua dengan menanam tanaman muda yang sesuai dengan kondisi lahan, seperti bawang merah, cabai merah, jagung, ubi kayu, sayuran ataupun tanaman lain yang disukai oleh petani atau masyarakat. Hal ini sudah dilakukan oleh masyarakat seperti di Pidie Jaya, Aceh Tamiang dan lainnya. Tetapi konsep ini hanya bersifat sementara sambil menunggu sawah direhab untuk kembali kepada kondisi semula.
Ketiga dengan menjadikan material tersebut menjadi bahan baku untuk bata ringan atau bata merah. Kolaborasi yang selama ini dengan Forum Zakat, BRIN, Nurul Hayat dan USK perlu terus ditingkatkan dalam bentuk yang lebih luas Keempat dengan melakukan rehab sawah rusak berat untuk mengembalikan seperti sawah sebelum bencana.










